Laa Tahzan

Dedicated to my friend whom last evening i had conversation with…

Laa takhof wa laa tahzan innallaha ma’ana…kalimat yang diucapkan Rasulullah SAW kepada Abu Bakar RA…seolah menjadi obat penenang untuknya…saat itu perjalanan hijrah yang berat…perjalanan hijrah yang penuh pengorbanan…perjalanan hijrah yang penuh ancaman…saat itu pertaruhan nyawa tidak dipikirkan sama sekali oleh mereka…yang mereka pikirkan lebih besar…pertaruhan masa depan Islam…pertaruhan akan ada tidaknya budaya cemerlang…budaya agung…eksis di muka bumi ini…

saat itu…di gua yang sempit…gua yang hanya cukup ditempati dua orang…bahkan kalau salah satu kaki mereka tersingkap…terlihatlah kalau gua itu berpenghuni…di luar…satu kelompok pengejar…sudah berada di depan gua itu…nanar mencari tanda2 kehidupan…tanda2 adanya pelarian yang bersembunyi di gua yang sempit…dan aneh kalau gua itu justru dijadikan tempat persembunyian…sebenarnya hanya melongok saja…mereka dapat dengan mudah mendapati kalau ada orang di sana…hanya melongok saja…

namun…laba2 itu…satu keluarga burung2 itu…dan mahluk2Nya yang lain…sangat tidak rela kalau manusia mulia yang bersembunyi di dalam menjadi korban dari pedang2 yang nista itu…mereka pun senang bukan kepalang ketika diperintahkan oleh sang Malik untuk berkamuflase di mulut gua…”Ciptakan kondisi kalau di gua tersebut tidak mungkin ada penghuninya…”…akhirnya…jaring2 itu terbuatkan…sarang2 itu pun terangkaikan…

saat itu Abu Bakar seharusnya merasakan sakit yang sangat…sakit di kakinya…karena betisnya baru saja digigit ular berbisa…saat itu peluh mengalir deras dari dahinya…dari punggungnya…dari dadanya…tapi ia tidak merasakan sakit…sakit gigitan itu tidak terasa sama sekali oleh Abu Bakar…semua tidak terasakan sebab saat itu ia hanya memikirkan satu hal…keselamatan Rasulullah…seorang yang amat ia cintai lebih dari keluarganya…lebih dari hartanya…bahkan lebih dari hidupnya…”Cukup hanya Allah dan Rasulullah…”…mungkin itu yang dipikirkannya setiap hari…bahkan dalam setiap hembusan nafasnya…

peluh itu akhirnya mengalir mengenai kulit Rasulullah…”Laa takhof wa laa tahzan, innallaha ma’ana”…kalimat yang diucapkannya kepada Abu Bakar seolah menjadi inisiasi kedekatan mereka yang amat sangat…inisiasi akan kecintaan terhadap saudara seiman yang melebihi dari apapun…kecintaan yang bahkan lebih agung dari hubungan paling mesra di muka bumi ini…

Boy…Dont be sad…

terkadang kita tidak menyadari kalau Allah itu dekat sekali pada kita…Allah itu lebih dekat…lebih dekat dari urat leher kita sendiri…

Boy…Dont be sad…

pada akhirnya kita hanya harus memilih…memilih terkungkung dalam ratapan yang tiada batas…dan dalam penyesalan yang tiada akhir…yang pada akhirnya membuat kita terjebak dalam dilema…dilema seperti kapal kayu nan mungil dihantam ombak setinggi puluhan meter…dilema yang membuat kondisi kita tidak berdaya…hanya pasrah…

pilihan yang lain adalah…menatap lebih jauh…mencari jalan keluar…mencari secercah cahaya…yang kemudian nanti akan menjadi sinar benderang…

I know u wont be sad…

5 Comments

Filed under Uncategorized

5 responses to “Laa Tahzan

  1. Endah

    A little bit different.
    sendu…
    menarik!

  2. mip2

    ngomong2…kabar blog situ gimana…?

  3. bayu200687

    bro, koreksi dikit ya…
    kisah di atas tuh, about laba2, burung, dsb, sependek pengetahuan aku tuh ga shahih.
    coba cek dulu.
    takutnya klo2 kita bicara tanpa ilmu.
    but, nice post. aq nangkep intinya koq

  4. mip2

    yop…nanti gw cek di shiroh nabawiyah…ada yg punya bukunya…minjem donk…(DASAR!!!)

  5. Allah SWT telah berjanji bagi siapa saja penolong-penolong agama-Nya maka akan ia teguhkan kedudukannya dimuka bumi…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s